Sunday, November 9, 2014

Kemitraan Indonesia-China Harus Bermanfaat bagi Rakyat

Selamat siang sahabat semua, disini saya akan berbagi artikel seputar ekonmi nih..
Penasaran? Langsung saja deh ikuti jejak saya di bawah ini..!!!

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan ingin hubungan Indonesia-China telah menjadi mitra strategis yang komprehensif dapat menjadi manfaat nyata untuk direalisasikan agar masyarakat kedua negara.

"Hubungan antara Indonesia dan China, telah berjalan sejak ratusan tahun yang lalu, itu menjadi modal bagi kedua negara untuk menjadi mitra strategis yang komprehensif. Ke depan, saya ingin, kemitraan strategis komprehensif dapat lebih konkret," kata Jokowi saat pertemuan Presiden China Xi Jinping di Beijing, Minggu (2014/09/11).

Pertemuan diadakan di Balai Agung Rakyat, Jokowi didampingi Menko Perekonomian Djalil, Andi Widjajanto Sekretaris Kabinet, dan Wakil Ketua Dewan GKR Hemas.

Jokowi menambahkan, jika menyadari kemitraan strategis yang komprehensif akan menguntungkan rakyat kedua negara.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga menyampaikan terima kasih atas undangan yang diberikan Presiden Xi Jinping untuk menghadiri pertemuan 22 pemimpin ekonomi APEC akan berlangsung mulai Senin selama 2 hari. Sementara Presiden Xi Jinping Jokowi diundang untuk hadir pada konferensi 60 tahun.

Indonesia dan China menjadi mitra strategis dikonfirmasi oleh kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden China Hu Jintao pada tanggal 25 April 2005.

Kedua negara kemudian sepakat untuk meningkatkan sebagai mitra strategis yang komprehensif di Oktober 2013, ketika Presiden China Xi Jinping melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia.

Sebagai perekonomian terbesar kedua di dunia, China kini telah mencatat cadangan dalam mata uang asing sekitar US $ 3,5 triliun. Tapi dengan potensinya, investasi China di Indonesia hingga 2012 hanya mencapai US $ 2020000000, menurut data dari Dewan Bisnis China-ASEAN.

Bahkan, sebagai negara terbesar di Asia Tenggara dengan total PDB US $ 1000000000000 ditambah pertumbuhan ekonomi yang positif, perbaikan iklim investasi yang didukung oleh stabilitas politik relatif stabil, Indonesia mungkin dapat menjadi tujuan yang menarik bagi investor asing , terutama dari China.

Di sektor perdagangan mencapai total nilai Indonesia-China pada tahun 2012 mencapai $ 66600000000, dan diperkirakan akan meningkat menjadi 80 miliar dolar AS pada 2015. Bandingkan dengan volume perdagangan China-Malaysia, yang kedua di negara Asia Tenggara untuk dikunjungi Xi Jinping, yang ditargetkan mencapai US $ 100 miliar pada periode yang sama.


Sekian dari saya semoga bermanfaat bagi anda semua artikel yang saya buat ini, Terimakasih :)

Posted By : Gudang Berita Terupdate

0 comments:

Post a Comment